Header Ads


 

LINTAS SEJARAH PENERBANGAN DI TASIKMALAYA

Sebelumnya, pada bulan September 1945, Pangkalan Udara Cibeureum berhasil dikuasai oleh para pejuang dan rakyat Tasikmalaya. Hal ini sangat membanggakan dan menggembirakan bagi Bangsa Indonesia. Insan dirgantara termotivasi guna memanfaatkan fasilitas di pangkalan udara tersebut. 

Sekilas sejarah penerbangan di Tasikmalaya dapat dilihat pada tabel berikut:

17 Agustus 1945 Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Setelah itu rakyat Indonesia merebut kekuasaan dari Jepang. Satu dari beberapa fasilitas yang direbut yakni lapangan udara militer.

September 1945 Pangkalan Udara Cibeureum berhasil dikuasai para pejuang dan rakyat Tasikmalaya.

26 Oktober 1945 Para teknisi pesawat berusaha memperbaiki pesawat yang tersita. Teknisi Basir Surya dan Tjarmadi serta beberapa teknisi dari Pangkalan Udara Andir dari Bandung berhasil memperbaiki satu pesawat Cureng. Pesawat yang siap test flight diberi tanda Merah Putih sebagai simbol milik Indonesia. 

27 Oktober 1945 Pesawat Cureng dengan Merah Putih itu diterbangkan Komodor Adi Soetjipto. Ia juga menerbangkan pesawat jenis Nishikoren dengan Merah Putih dari Tasikmalaya ke Maguwo, Yogya. Kejadian ini merupakan catatan sejarah dalam penerbangan Indonesia yakni Merah Putih pertama kali mengudara di Bumi Nusantara oleh pemuda Indonesia.

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.